BEM Fisip Unsyiah ikut diskusi bersama Senator Ghazali Abbas Adan ( DPD RI ) Bahas Pajak dan Zakat

RADAR ACEH | Banda Aceh, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnsi Islam (BEM FEBI) UIN Ar-Raniry menggelar diskusi dengan DPD RI Ghazali Abbas Adan dengan tema pembahasan Polemik Pajak dan Zakat di Aceh, Jum,at (15/07).

Acara yang dimulai jam 09.00 wib tersebut bertempat di gedung Dewan Perwakilan Daerah Republik Indosnesia ( DPD RI ) perwakilan Aceh dengan narasumber bapak Ghazali Abbas Adan langsung selaku Anggota DPD RI Komite 4 asal Aceh.

Musafir Ketua BEM FEBI sebagai penyelenggara mengatakan, diskusi ini kita buat atas dasar dukungan kita mahasiswa menyangkut polemik pajak dan zakat di Aceh yang selama ini menjadi salah satu cita-cita masyarakat untuk terselenggaranya Syariat Islam secara kaffah di bumoe Aceh.

Zakat harus segera diprioritaskan setidaknya bisa menjadi pengurangan pada pajak penghasilan juga zakat merupakan rukun islam, jika hal ini segera dijadika aturan diAceh dampaknya sangat besar bagi kemakmuran karna Zakat penyalurannya jelas langsung kepada masyarakat yang berhak menerima,”Ujar Musafir Putra kelahiran Peureulak tersebut.

Dalam kesempatan itu juga Drs. H. Ghazali Abbas Adan menyampaikan. Walaupun Aceh dengan kekayaan melimpah namun belum bisa mensejahterakan rakyat dikarnakan pengelolaannya belum benar-benar syariah.

Mengenai pajak dan zakat kita sudah sampaikan ini kepusat dan kita berharap ada tim dari Aceh untuk membahas ini secara khusus dan terus menerus sampai ada kejelasan aturan. Dikarnakan zakat merupakan item yang sudah pasti untuk kesejahteraan rakyat, dalam tatanan muamalah membayar zakat bukan sekedar sikap sosial antar manusia namun hubungan makhluk dengan tuhannya yang menjadi landasan menuju falah. Tegas Senator asal Aceh tersebut

Acara yang terlaksana atas kerja sama dengan BEM FE UNAYA tersebut juga dihadiri oleh BEM FE USM, BEM FISIP UNSYIAH, BEM FAH UIN Ar Raniry, HMP Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry, HMP D3 Perbankan Syariah UIN Ar Raniry, Institut Ekonomi Islam Aceh sebagai undangan dan peserta aktif yang telah komit bersama-sama untuk terus menyuarakan perihal penerapan zakat sebagai prioritas di Aceh,(Pr).

BAGIKAN