Fisip Unsyiah Gelar Kuliah Umum

BANDA ACEH – Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Unsyiah, Kamis (14/4) menggelar kuliah umum dengan tema “Deteksi Pencucian Uang dan Transaksi Keuangan Menjelang Pilkada di Indonesia” di aula kampus tersebut. Kuliah umum itu disampaikan oleh Wakil Kepala PPATK Indonesia, Agus Santoso SH L.LM.

Peserta kuliah umum itu, mahasiswa, dosen, kader partai politik, dan aktivis LSM. Dalam pemaparannya, Agus Santoso mengatakan, sebagai negara yang besar di Indonesia banyak ditemukan tindakan kejahatan dan korupsi yang dilakukan oleh pejabat negara, sehingga merugikan negara.

Ia juga mengatakan, pendidikan tinggi bukanlah jaminan tidak terlibat dalam tindak korupsi. Sebab, berdasarkan data para pelaku korupsi pada tahun 2012, sebanyak 312 pelaku merupakan lulusan S2 dan 230 pelaku lulusan S1.

“Bila dibanding dengan jumlah lulusan S2 memang tidak relevan, namun seharusnya sebagai orang yang sudah memiliki banyak ilmu akademik dan mapan, tidaklah terlibat dalam kasus korupsi,” ujarnya.

Ia menyarankan, agar ke depan bila seseorang terbukti melakukan tindakan korupsi, maka gelar akademiknya harus dicabut. Sebab, secara etika pelaku korupsi tidak pantas menyandang gelar akademik. Ia juga berpesan, agar pemuda dan masyarakat mengawasi penggunaan yang mencurigakan, karena saat ini marak aksi pencucian uang.(mun)

BAGIKAN