FISIP Unsyiah Juara harapan satu Lomba Debat

BANDA ACEH – Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia keluar sebagai juara pertama dalam ajang debat bahasa yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Aceh. Juara tersebut akan mewakili Aceh ke tingkat regional Sumatra.

Debat bahasa ini adalah kegiatan rutin yang diadakan oleh balai bahasa di regional Sumatra. Ajang ini juga bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul dari mahasiswa agar bisa lebih memprioritaskan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Nah nanti, juara satu dan dua akan mewakili Aceh ke tingkat regional Sumatra,” ucap Kasubbag Tata Usaha Balai Bahasa Provinsi Aceh seusai seremonial pembagian hadiah, Sabtu ( 30/07/2016).

Dijelaskan, lomba debat bahasa tingkat Aceh diadakan di aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Lampieneung, Banda Aceh. Beberapa kampus yang ada di Banda Aceh dan Aceh besar turut ambil bagian di ajang tersebut. Setidaknya ada 20 tim dari beberapa universitas yang berbeda yang berpartisipasi dalam lomba yang diadakan sejak Jumat 29 Juli sampai dengan 30 Juli 2016.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh, Muhammad Muis mengatakan bahwa acara seperti ini harus terus dilanjutkan agar bahasa Indonesia lebih dicintai oleh penuturnya. “Lomba debat bahasa untuk mahasiswa di Aceh ini sebenarnya sangat signifikan untuk pembinaan bahasa Indonesia di tingkat generasi muda. Saya harapkan acara-acara seperti ini dapat terus berlanjut,” ucapnya.

Ada enam juara yang diambil dalam lomba tersebut, juara pertama diraih oleh tim PBSI FKIP Unsyiah, juara kedua diraih oleh tim Fakultas Adab UIN Ar-Raniry dan juara ketiga diraih oleh tim MIPA Unsyiah. Sedangkan, di juara harapan satu didapatkan oleh tim FISIP Unsyiah, juara harapan dua diraih oleh tim FDK Serambi Mekkah dan juara harapan tga diraih oleh tim FKIP Serambi Mekkah.

M. Fajarli Iqbal yang merupakan salah seorang anggota tim PBSI FKIP Unsyiah mengaku senang dengan diadakan kegiatan tersebut. Menurut dia acara seperti ini mampu membangkitkan kesadaran dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Ia juga bangga dan senang bisa mengharumkan nama almamaternya untuk menjadi juara. “Acara seperti ini sangat bagus karena dapat meningkatkan kesadaran dalam mencintai bahasa Indonesia. Saya juga sangat bangga bisa mengharumkan nama kampus,” ucapnya

BAGIKAN