Lompat ke isi utama
x

FISIP Unsyiah Gelar Kuliah Umum

Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) pada Rabu (16/3) menggelar kuliah umum bertajuk Kepercayaan Politik Masyarakat Pada Lembaga Demokrasi Indonesia yang berlangsung di aula FISIP Unsyiah. Kegiatan tersebut menghadirkan Andi Ahmad Yani, M.Si, MPA, M.Sc selaku kandidat doktoral di Leiden University Belanda.

“Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga demokrasi masih tergolong rendah. Terbukti dengan masih adanya golongan putih (golput) pada setiap pemilihan umum (pemilu) yang jumlahnya tidak sedikit. Sadar atau tidak, bahwa golput dapat menghilangkan hak komplain terhadap hasil pelaksanaan pemerintahan,” ujar dosen Universitas Hasanudddin Makassar tersebut.

Andi menyebutkan, bagaimana seseorang bisa mengkritik pemerintahan sedangkan ia sendiri tak terlibat dalam proses pemilihan. Artinya, seorang golput tak punya hak untuk memprotes kinerja pemerintah, karena ia tak terlibat dari proses awal. Jadi, seseorang jauh lebih baik terlibat ke dalam partai politik atau komunitas tertentu daripada tak berbuat apa-apa.

“Masyarakat tak percaya dan pesimis dengan lembaga demokrasi dengan banyaknya pelaku-pelaku yang tersangkut dengan kasus-kasus korupsi. Bahkan, sudah menjadi rahasia umum bahwa suara masyarakat mnjadi barang dagangan ketika menjelang pemilihan. Padahal politik uang sangat merusak tatanan sebuah sistem politik,” pungkasnya.

Menurutnya, modal sosial terbentuk dengan adanya nilai kepercayaan, hubungan sosial, dan saling membantu. Nilai kepercayaan masyarakat terbagi atas dua bagian yaitu kepercayaan sosial dan kepercayaan politik. 

“Nah, kepercayaan politiklah yang berkaitan dengan espektasi masyarakat terhadap lembaga demokrasi di Indonesia. Ada beberapa lembaga demokrasi di Indonesia yng menjadi sorotan publik yakni, pengadilan, partai politik, kejaksaan, Dewan Perwakilan Rakyat, Lembaga Swadaya Masyarakat, media, presiden,” sebut Andi.

Ia menambahkan, dalam hal ini presiden terbilang paling tinggi mendapat kepercayaan masyarakat sejak tahun 2006. Meskipun dari tahun ke tahun terjadi tingkat penurunan kepercayaan sampai sekarang ini. Namun, media juga berpengaruh besar dalam membentuk cara pandang masyarakat terhadap lembaga-lembaga tertentu.