Komunikasi FISIP Unsyiah Gelar Kuliah Tamu dengan Tema “Perubahan Lanskap Media: Siapa Wartawan dan Siapa Khalayak

218042-1024x576

Darussalam – Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menggelar kuliah tamu (visiting Profesor) oleh Dr. Siti Suriani Othman, Dosen Universitas Sains Islam Malaysia. Dengan tema “Perubahan Lanskap Media: Siapa Wartawan dan Siapa Khalayak”, Senin 16/10/17. Di Aula lantai 3 FISIP Unsyiah.

Kegiatan yang di mulai sejak pukul 09.00 WIB hingga Selesai ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman pada mahasiswa terkait bidang jurnalistik secara khusus dengan berharap kedepannya mahasiswa dapat memahami filosofi jurnalistik itu sendiri. Hal tersebut diterangkan oleh Dr. Hamdani M. Syam, MA. Wakil Dekan dua (WD II) FISIP Unsyiah.
Setelah acara berlangsung.

Dalam kuliah umumnya Dr. Siti Suriani Othman, memaparkan berbagai hal terkait jurnalistik yang menjadi bahan kajiannya, tak terlepas dengan kondisi masyarakat dan hubungannya dengan media baru di era modern ini. Lanjut, Dr. Siti Suriani Othman juga mengaku merasa sangat senang dapat bertemu dengan mahasiswa Indonesia, terkhusus Aceh yang terlihat begitu antusias dengan pemaparannya.

“saye sangat suke Aceh, kite inget Tsunami, dah terase seperti part of them. Saye sangetexited dengan respon mahasiswa, dan saye sangat senang buat berkongsi ilmu” papar Siti Suriani.

Ia mengatakan bahwa diangkatnya tema tersebut dengan melihat bahwa bagaimana setelah muncunya media baru dewasa ini, mengakibatkan tidak pastinya pemberi informasi. Sehingga proses gate keeping menjadi hilang.

“New media ni telah membuat semue orang terlibat dalam proses jurnalistik, sehingge sulit nak kite bedaken siape pastinye yang menghantarken maklumet dan siape yang menerime. Sehingge butuh le kite memahami filosofi journalism tersebut”.
Diakhir wawancaranya, ia berharap agar nantinya mahasiswa Unsyiah, utamanya komunikasi FISIP dapat menjadi wartawan yang memahami jurnalistik sebagai filosofi dengan falsafahnya tersendiri. Sehingga mereka memiliki jati diri yang kuat sebagai seorang wartawan. Untuk membangun Aceh lebih baik kedepannya.

Di informasikan juga Dr. Siti Suriani yang di undang dari Malaysia akan memberikan materi pada empat kelas dengan tajuk yang berbeda selama 15 hari berada di Aceh, dengan mengupas dua materi berbeda, yaitu nilai pemberitaan, juga aspek media dan demokrasi di Malaysia.
(Sumber: https://www.harianaceh.co.id/)

BAGIKAN