SEJARAH FISIP UNSYIAH

Latar belakang pendirian FISIP

Pembentukan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala sudah dimulai sejak tahun 1982, yang menempatkan mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, dan kemudian ditutup, seluruh mahasiswa menjadi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala. Kemudian tahun 1999 gagasan untuk membuka Fakultas Sosial dan Ilmu Politik dimulai kembali, namun juga tidak dapat diwujudkan.

Pada tanggal 5 Mei 2006, Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Abdi Abdul Wahab, M.Sc selaku penanggung jawab menugaskan Koordinator Program Persiapn Prodi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yaitu Dr. Darni M. Daud, MA selaku Pembantu Rektor I pada saat itu, kemudian mengadakan rapat pertama untuk membentuk Panitia Pembentukan Program Sarjana Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Kepanitiaan dibentuk melalui SK No.214 Tahun 2006 tanggal 13 Mei 2006. Panitia berkerja untuk menyusun Proposal Pembentukan Fakultas tersebut, penyusunan proposal oleh panitia, dengan mengumpulkan data dosen, kesediaannya dari dosen FKIP Universitas Syiah Kuala jurusan/prodi yang data dosen linier yang serumpun, Prodi Sejarah dilakukan oleh Drs. Zulfan, M.Hum dan data dosen dari Fakultas Hukum terutama di Bagian Hukum Tata Negara yang dilakukan oleh Dr. Syarifuddin Hasyim, SH., M.Hum, dan kepanitiaan ketika itu menerima arahan petunjuk dan bimbingan dari Prof. Dr. Darni M. Daud, MA serta semua dana untuk panitia juga dari Prof. Dr. Darni M. Daud, MA.

Proposal tersebut dikirim ke Depdiknas RI melalui surat Nomor: 3052/J11/PP/2006 tanggal 18 Oktober 2006 dan kemudian melalui surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No. 2503/D/202/2006 yang menyatakan persyaratan pendirian program studi harus memiliki ijazah Strata Satu sesuai dengan bidang ilmu yang diusulkan. Atas persyaratan itu panitia menyusun kembali Proposal dan melakukan kunjungan ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia di Jakarta dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara di Medan, yang dilakukan oleh Prof. Dr. Bahrein T. Sugihen, MA dan Dr. Muhammad Saleh, SH, M.Si untuk mencari dukungan yaitu dengan meminta beberapa ijazah para alumni pada 2 (dua) Universitas tersebut dan panitia membawa pulang ke Banda Aceh beberapa ijazah alumni yang sesuai dengan program studi atau sesuai yang disyaratkan oleh surat Dirjen Dikti dan dikirim kembali ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, akhirnya melalui surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No. 1949/D/T/2007 tanggal 19 Juli 2007, memberikan izin penyelenggaraan Program Studi Sosiologi, Ilmu Komunikasi, dan Ilmu Politik yang disusul kemudian oleh Sdr. Ir. Jalaluddin Jamil dosen Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, dalam rangka agar diterbitkan SK Penyelanggaraan dari Dikti.

Melalui SK Rektor Nomor 634 Tahun 2007, tanggal 30 Agustus 2007 Rektor Universitas Syiah Kuala (Prof. Dr. Darni Daud, MA) menetapkan tentang Pengelolaan Program Studi Sosiologi, Ilmu Politik, dan Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala, serta menetapkan Ketua Pelaksana Dr. Syarifuddin Hasyim, SH., M.Hum dan Sekretaris Pelaksana Dr. Alamsyah Taher, M.Si untuk masa jabatan 2 tahun terhitung Agustus 2007s/d Agustus 2009, dan semua Pembantu Rektor periode 2006-2010 menjadi Koordinator dan Pengarah.

Pada bulan Agustus 2007 Program Sarjana ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala menerima mahasiswa baru melalui SPMB lokal Umiversitas Syiah Kuala. Ternyata antusias masyarakat untuk menjadi calon mahasiswa pada 3 (tiga) bidang Program Studi tersebut cukup tinggi. Tercatat pada saat itu ada 318 orang yang mendaftar , 250 orang yang lulus, dan yang mendaftar kembali 204 orang. Antusiasme masyarakat terus meningkat baik penerimaan mahasiswa pada tahun akademik 2008/2009 maupun 2009/2010. Penerimaan mahasiswa dilakukan melalui jalur USMU, SNMPTN, UMB dan Mandiri. Saat ini jumlah mahasiswa keseluruhan yang aktif yaitu 1600 orang dari jumlah 1750 orang.

Atas dasar 3 (tiga) Program Studi yang ada, cita-cita pembentukan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik tetap dilanjutkan dengan penyusunanProposal Pembentukan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, maka melalui Surat Rektor Universitas Syiah Kuala No.0345?H11/TU/2009, tanggal 8 Februari 2009 mengirim Proposal tersebut ke Departemen Pendidikan Nasional RI, kemudian melalui SK Dirjen Dikti No.1303/D/T/2009 tanggal 31 Juli 2009 tentang Persetujuan Pendirian Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala yang menyatakan bahwa Pembentukan Fakultas cukup dengan Keputusan Rektor.

Pada tanggal 27 Agustus 2009, Prof. Dr. Darni M. Daud, MA selaku Rektor memberitahukan kepada Ketua Pengelola Program yang digadiri pula beberapa Guru Besar, menjelskan bahwa izin pembentukan Fakultas telah mendapat jawaban dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti). Kemudian pada tanggal 1 September 2009 melalui Rapat Senat Universitas Syiah Kuala, Rektor Universitas Syiah Kuala menyampaikan tentang Pembentukan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, sekaligus membicarakan tentang penetapan Dekan yang pertama, dan melalui Rapat Senat menyetujuinya, yang ditetapkan melalui SK Rektor No. 608 tahun 2009 tanggal 2 September 2009, terbentuklah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang disingkat dengan FISIP Universitas Syiah Kuala.

Dalam pengembangan saat ini secara kelembagaan bahwa terbentuklah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala dalam Struktur Organisasi Tata Kerja Universitas Syiah Kuala, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik merupakan salah satu Fakultas yang bernomor urut 9.